Selamat Datang di Catatan Perjalan Si Tukiang Tipu

Semua orang memiliki cerita dalam hidupnya termasuk saya dan ini cerita saya seorang penipu yang suka jalan-jalan :)
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2011

Free Visa dan Visa On Arrival

Bagi pemegang paspor Indonesia di berikan fasilitas bebas visa dan Visa On Arrival dari beberapa negara yang memiliki kerja sama dengan Indonesia seperti negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

A.Bebas Visa

Untuk negara yang memberikan fasilitas bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia kita tinggal masuk ke negara tersebut tanpa harus mengajukan visa di kedutaan besar negara yang akan kita tuju.
Setelah petugas cek imigrasi di negara yang kita datangi melihat paspor,form imigrasi (arrival form) yang harus kita isi lengkap sebelumnya,memberikan beberapa pertanyaan dan mengamati wajah kita Sang petugas imigrasi akan membubuhkan cap sakti di paspor kita tanda kita sudah di restui untuk masuk ke negaranya.

( Contoh Form Imigrasi Singapore )










*Ingat simpan baik-baik kartu imigrasi tersebut jangan sampai hilang.


(Cap kedatangan dan Keluar dari Negara pemberi bebas visa)

B.Visa On Arrival (VOA)

Selain pemberian fasilitas bebas visa bagi pemegan paspor Republik Indonesia ada juga fasilitas visa on arrival atau pengajuan visa langsung di negara yang kita tuju.
Berbeda dengan negara-negara yang mengharuskan kita mengajukan permohonan visa sebelum kita berangkat ke negara mereka,kita dapat mengajukan permohonan langsung pada saat kita sampai di negara yang kita tuju dimana negara tersebut memberikan akses VOA bagi pemegang paspor Indonesia.
Pengajuan VOA tersebut bisa di lakukan di Bandara,Pelabuhan dan Perbatasan antar negara (Contoh perbatasan Thailand dan Kamboja).
Pengajuan VOA juga bisa di lakukan di Kedutaan Besar atau Konsulat Jendral di negara tersebut.

(Counter Visa On Arrival di salah satu bandara di India - www.canadaupdates.com)
Proses pengajuan Visa On Arrival tidak lah sulit,kita tinggal mengisi formulir permohonan dengan lengkap,melampirkan pas foto 3x4 dan membayar biaya pembuatan VOA antara US$20 - US$30.

Negara-Negara yang memberikan akses bebas visa dan Voa bagi pemegang paspor Indonesia.

ASIA

a.Bebas Visa

-Brunneri Darussalam 14 Hari
-Hongkong SAR        30 Hari
-Iran                7  Hari
-Macao SAR           30 Hari
-Malaysia            30 Hari
-Filipina            21 Hari
-Singapore           30 Hari
-Taiwan*             30 Hari 
*(pengunjung harus memiliki visa yang masih berlaku atau izin tinggal untuk negara Amerika Serikat, Kanada, Jepang, UE, Australia atau Selandia) 

-Thailand            30 Hari
-Vietnam             30 Hari


b.Visa On Arrival


-Kamboja             30 Hari
-Laos                14 Hari
-India               30 Hari
-Maladewa (Maldive)  30 Hari
-Nepal               30/60 Hari
-Oman                30 Hari
-Srilanka            30 Hari
-Tajikistan          45 Hari (dengan surat undangan atau mengikuti tour agent di Tajikistan)
-Timor Leste         30 Hari
-Jordania            30 Hari


AFRIKA

a.Bebas Visa

-Maroko              90 Hari
-Seychelles          30 Hari


b.Visa On Arrival


-Komoro                ???
-Mozambik            30 Hari
-Tanzania            30 Hari
-Zambia              30 Hari
-Zimbabwe            30 Hari
-Mesir               30 Hari (dengan menunjukan Student Card)

Eropa

-Andora                ???
-Armenia             120 Hari (VOA)
-Belarus              30 Hari (Diperlukan invitatin voucher dari tour agent di Belarus-VOA)
-Kroasia              14 Hari (Khusus Paspor Diplomatik dan Dinas)
-Kosovo               90 Hari
-Serbia               14 Hari (Khusus paspor diplomatik)
-Rusia                14 Hari (Khusus paspor diplomatik)
-Turkey               30 Hari (VOA) 


OSENIA

-Kepualan Cook        31 Hari
-Fiji                120 Hari
-Mikronesia           30 Hari 
-Niue                 30 Hari (VOA)
-Palau                  ???   (VOA)
-Samoa                60 Hari


AMERIKA TENGAH

-Bermuda              180 Hari
-Kostarika             30 Hari (Harus memiliki cap USA,Canada atau Uni Eropa 3 bulan lebih)
-Kuba                 Harus membeli kartu turis sebelum kedatangan
-Jamaika              180 Hari (Untuk USA dan Canada permanent residence)
-Saint Vincent&Grenadines 30 Hari


Amerika Selatan

-Chili                 90 Hari
-Kolombia              90 Hari
-Ekuador               90 Hari
-Haiti                 90 Hari
-Peru                  90 Hari





Nah...sekarang kita sudah tahu bahwa ada fasilitas bebas visa dan visa on arrival bagi pemegang paspor Indonesia,lihat daftar di atas apakah negara yang akan anda tuju termasuk dalam negara pemberi fasilitas tersebut.

Ayoo...rencanakan perjalanan anda.







Selasa, 19 Juli 2011

Jalan-jalan ke Luar Negeri Dengan Dana Seadanya,Bisaa!!!

Bermimpi jalan-jalan ke luar negeri tapi terhambat masalah pendanaan??
Masih berfikir kalau jalan-jalan ke luar negeri itu mahal dan hanya bisa di nikmati oleh kalangan "wong sugih"??
Nyali ciut gara-gara harga paket wisata yang fantastis dari travel agent??

Sekarang kawan-kawan sudah tidak perlu khawatir lagi karena ada cara lain untuk menikmati jalan-jalan keluar negeri dengan dana seadanya atau tanpa harus mengikuti paket wisata yang di tawarkan oleh travel agent.

Caranya??

BACKPACKERAN yuukkkk!!!

Backpacker merupakan sebuah gaya dalam kegiatan traveling dengan dana seadanya dan murah-meriah.
Tanda kebesaran para backpacker biasanya adalah tas punggung besar (Backpack) yang selalu menemani setiap perjalanan mereka. 

( Sumber Foto : Wikipedia)

Nah...selain identik dengan tas punggung alias backpack para backpacker juga selalu identik dengan biaya perjalanan yang murah.
Hal apa saja yang membuat para backpacker bisa melakukan perjalanan ke luar negeri dengan murah-meriah.
1.Berburu Tiket Pesawat dengan Penerbangan Murah.

Saat ini banyak sekali bermunculan penerbangan "Low Cost Carriers" atau penerbangan murah di hampir semua benua termasuk Asia.
Beberapa perusahan maskapai murah tersebut diantaranya Air Asia , Tiger Airways , Valu Air dan Cebu Pacific.Biasanya maskapai-maskapai tersebut memberikan promo penerbangan dengan harga murah bahkan terkadang apabila kita beruntung bisa lebih murah dari pada harga tiket Kereta Api atau Bis.
Promo biasanya muncul di waktu-waktu tertentu jadi kita harus rajin mengunjungi situs-situs dari maskapai murah tersebut.

( Sumber Foto : Blog Tempo Interaktif )

Hal yang perlu di perhatikan adalah waktu pembelian tiket dan keberangkatan biasanya terpaut jauh bisa dari 3 bulan sampai 1 tahun,tergantung periode penerbangan untuk harga promo tersebut. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah maskapai-maskapai penerbangan murah memilik banyak sekali "term & condition" diantaranya pembelian di lakukan secara online dengan menggunakan kartu kredit,bagasi yang terbatas dan tidak diperkenankan membawa makanan dan minum dari luar.

2.Menginap di Backpacker Hostel.

Tidak sanggup membayar hotel di luar negeri bahkan untuk yang paling murah sekalipun??
Tidak usah khawatir ada backpacker hostel yang siap menjadi tempat tinggal kalian semua.
Beberapa situs penyedia informasi dan layanan pemesanan hostel diantaranya Hostel World dan Hostel Bookers,pemesanan bisanya di kenakan biaya uang muka sebesar 10% dari harga kamar dan biaya jasa pemasaan.
Seperti apa bentuk dari Backpacker Hostel?

( Sumber Foto : Travel Turkey )

Yaa...berbeda dengan hotel di backpacker hostel biasanya kita harus berbagi kamar atau istilahnya "dorm", satu kamar berisi 4 sampai 8 orang. Selain itu kita juga harus berbagi kamar mandi dengan penghuni lain.
Backpacker hostel menyediakan fasilitas free internet dan sarapan sederhana seperti roti,teh atau kopi.

3.Gunakan Transportasi Lokal.



Ingat bahwa kita tidak sedang melakukan perjalanan dengan paket wisata yang tinggal duduk santai di dalam bus pariwisata.
Untuk berkeliling dan mencapai tempat yang kita tuju dengan menggunakan transportasi lokal,jadi alangkah baiknya kita mengetahui jenis-jenis transportasi lokal di negara tersebut.

Di beberapa tempat seperti singapore,Kuala Lumpur dan Thailand sudah memeliki moda transportasi MRT yang cukup baik tinggal kita mempelajari peta alur dari alat transportasi tersebut.
Alat transportasi lokal lain yang terdapat di negara-negara Asia Tenggara seperti Bis Kota,Tuk-tuk,Becak dan perahu.

4. Makan murah,nikmat dan bersih.

Jangan takut kelaparan ada banyak penjual makanan "kelas bawah" yang menyediakan beraneka hidangan khas dengan harga murah meriah.Di sepanjang area backpacker berderet tempat makan yang akan memuaskan rasa lapar mu.

So,tunggu apalagi ada banyak tempat wisata menarik di berbagai negara yang menanti untuk kawan-kawan kunjungi.
Kalau merasa dana yang kita miliki pas-pasan jangan takut.
jadi BACKPACKER aja.